Yamaha Tunda Produksi Moge Star Venture

Yamaha Tunda Produksi Moge Star Venture

abar tak sedap dilontarkan Yamaha terkait produksi motor terbarunya Star Venture yang belum lama ini memulai debutnya di pasaran. Yamaha memastikan produksi motor berkapasitas 1.854 cc itu akan tertunda.

Seperti dilansir Asphaltandrubber, Senin 4 September 2017, pengumuman disampaikan Yamaha baru-baru ini melalui keterangan resminya. Namun tak jelas mengapa Yamaha menunda produksi Star Venture, karena pabrikan berlogo garpu tala itu tak memberi penjelasan dalam siaran persnya.

Yang pasti penundaan ini akan mempengaruhi pelanggan yang membeli motor meski melalui program pengiriman prioritas Yamaha.

Star Venture merupakan motor mewah Yamaha dan merupakan pembaruan dari edisi sebelumnya. Yamaha Star memang sudah lama tak mendapat penyegaran. Terakhir dilakukan pada tahun 2000 silam. Star Venture menggunakan unit V-twin berkapasitas 1.854 cc berserta sistem penyejuk udara dan sistem fuel injection dengan YCC-T dan D-Mode. Mesin dipadankan dengan transmisi enam-percepatan dan mampu menyalurkan torsi sebanyak 171 newton meter.

Motor pesaing Honda Gold Wing ini juga hadir dengan dimensi lebih besar dari sebelumnya, dengan berat keseluruhan sekira 434 kilogram. Yamaha turut melengkapi Star Venture dengan motor elektrik untuk membantu penunggang ketika mundur atau bergerak ke depan secara perlahan.

Moge

Seperti kebanyakan motor modern lainnya, Star Venture dilengkapi dengan sistem elektronik modern, termasuk hadirnya ride-by-wire, cruise control, rem ABS, traction control, dan sistem menghidupkan mesin tanpa kunci. Dari sektor informasi dan hiburan, terdapat layar sentuh berwarna tujuh inci, lengkap dengan sambungan bluetooth dan USB.

Moge Yamaha

ebagai sebuah motor untuk perjalanan jauh, Star Venture dilengkapi dengan tangki bahan bakar yang dapat menampung 25 liter bensin. Hadir pula kompartemen besar di bagian belakang dan sisinya. Selain itu, motor ini juga memiliki pengecas telepon seluler, lampu utama LED, windshield, serta pijakan kaki yang luas. Motor ini untuk sementara akan dipasarkan lebih dahulu di Amerika Serikat. Harga yang ditawarkan mulai US$24.999 atau setara Rp332 jutaan (kurs Rp13.287 per dolar AS).

Namun bagi para pemburunya tentu dipastikan bersabar mengingat pengumuman yang baru saja dilontarkan Yamaha soal penundaan produksinya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.